Pages

Minggu, 24 November 2013

Pendiri Perusahaan

7 Pendiri Perusahaan yang Meminta Balik Bisnisnya


7 Pendiri Perusahaan yang Meminta Balik Bisnisnya
New York : Perusahaan media PT Media Nusantara Citra pekan lalu mendadak menjadi perbincangan hangat pelaku pasar. Hal itu dipicu keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan kasasi Siti Hardiyanti Rukmana atau dikenal Mbak Tutut dalam kasus pengambilalihan perusahaan media TPI yang kini berganti nama menjadi MNC TV.
Dalam putusannya, MA menilai PT Berkah Karya Bersama milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo yang menjadi tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum dalam pengambilalihan TPI.
Hangatnya perbincangan tersebut pun memaksa otoritas bursa menghentikan perdagangan saham kelompok media MNC. Meski akhirnya Bursa Efek Indonesia kembali membuka perdagangan saham emiten tersebut.

Dengan situasi yang sedikit berbeda, kasus pendiri perusahaan yang menginginkan kembali bisninya juga terjadi di berbagai belahan dunia. Bahkan, korporasi besar tak terlepas dari aksi tersebut.
Seperti dilansir money.cnn, Senin (4/10/2013), berikut tujuh pendiri perusahaan yang menginginkan kembali perusahaan seperti yang dialami Tutut.

Ponsel Dan Leptop

Ponsel dan Laptop China Kepung Indonesia


Ponsel dan Laptop China Kepung Indonesia
Jakarta : Ketergantungan Indonesia terhadap impor telepon seluler (ponsel) dan komputer jinjing (laptop) dari negara lain memang tak ada habisnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor laptop dan ponsel dari China mencapai angka cukup fantastis periode Januari-Agustus 2013.
Pada periode delapan bulan ini, nilai impor ponsel dari beberapa negara, yakni China, Vietnam, Meksiko, Taiwan, India dan lainnya menembus US$ 1,76 miliar dengan berat 10,61 juta kilogram (kg).
Sedangkan impor produk laptop dan notebook yang masuk ke Indonesia mencapai berat 8,05 juta kg. Nilai produk itu menembus US$ 681,45 juta.
Impor ponsel terbesar Indonesia pada Januari-Agustus ini berasal dari China dengan nilai mencapai US$ 943,15 juta dan berat 8,42 kg. Sedangkan impor produk laptop dari Cina tercatat sebesar US$ 655,33 juta dan berat 5,91 juta kg.
Jumlah tersebut menempatkan negeri Tirai Bambu itu sebagai negara pemasok tertinggi atau di urutan pertama untuk komputer jinjing dan ponsel ke Indonesia selama delapan bulan 2013. 

Kini Wirausaha Muda Bisa Dapat Modal dari Pemerintah


Sejumlah pengunjung memilih kain batik di sebuah stan usaha kecil dan menengah (UKM) batik, pada pameran bertajuk "100 % Indonesia Expo", di Semarang, Jateng.
Kini Wirausaha Muda Bisa Dapat Modal dari Pemerintah
 

Jakarta : Pemerintah merancang sistem pembiayaan bagi wirausaha muda pemula melalui pembentukan Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda (LPKP).
Ini menindaklanjuti amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan, serta untuk mendorong agar generasi muda menjadi wirausaha andal dan menjadi generasi yang menciptakan pekerjaan.
Pembentukan LPKP itu dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2013 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 12 September 2013, dan diundangkan pada hari yang sama oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin.